Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2018

perkara dalam cinta

Gambar

cinta yang menunggu

Gambar
paullinus hendrik

senyum adalah bekal

Gambar

DIMILIKI

Gambar
Hay kamu yang sekarang sebagian dari hidupku. Ketahuilah, bahwa aku merindukanmu. Dan detik ini pun aku masih merindu. Sampai kapan rindu ini menggebu. Aku dan perasaan ini akan selalu bersamamu dalam hatimu. Jangankan debu, hujan pun akan membasahi diri ini. Apa lagi kenyataan, yang sudah jelas baik dan buruknya. Semakin lama aku merasa semakin sendiri. Sendiri dengan kenyataan yang ada, terlebih ada kamu yang selalu siap menemaniku. Aku bangga di miliki oleh orang seperti kamu. Karna dulu aku pernah berfikir, akan cinta yang sayup akan kebohongan. Tetapi sekarang aku salah, ternyata cinta itu benar benar ada yang satu, artinya cinta ada yang akan memiliki dan akan ada yang di miliki. Satu hal yang harus aku ketahui yaitu masa lalu. Masa lalu di mana aku akan selalu bersamamu dan selalu untuk mu. Dengarkanlah apa dan mengapa ini aku lontarkan. Syair indah nan syahdu mungkin akan sedikit mengobati rasa rindu yang menggejolak. Rasa rindu yang mungkin akan selalu ada. Sekara...

KARENA ITU RINDU

Gambar
karya : paulinus hendrik untuk yang sekarang jalanin hubungan (pacaran) LDR. kamu rindu bukan berarti aku tak rindu. ketahuilah aku sangat merindukanmu. dan sampai saat ini pun aku hampir saja lupa. harus bagaimana melepas rindu ini. karena aku rindu, kesendirian itu terasa mencekang hidupku. dan benar saja bahwa rindu adalah sakit yang sesungguhnya. dalam hati, hanya ada naungan cinta. ya kamu benar akan rindu yang berat itu. rindu yang seakan menangis karena kamu. ini kamu, kamu yang membuat aku menjadi semakin rindu. aku disini menangis karena rindu. aku disini masih sendiri di temani oleh sepuing foto indah yang kamu berikan melalui kado itu. kado di mana aku dan perasaan ini tersirat dalam sebuah surat. surat yang menghantam perasaat menjadi penyakit rindu yang sesungguhnya. ketahuilah bahwa aku rindu akan sesosok dirimu. bukan karena aku lemah, tapi karena aku tidak tahu lagi harus berbuat apa untuk meredakan rasa rindu yang teramat dalam ini. yang melekat di karatan hidup ...