sepadan cinta
Aku merasa, aku
tidak pernah salah dimatamu. Hanya saja jika aku salah kamu selalu menutupinya
dengan membelaku dengan senyuman. Kamu selalu mencintaiku yang selalu
memarahimu. Dan lagi, kamu selalu benar di mataku. Meskipun kamu salah aku
tidak dapat melontarkan amarah itu. Hanya saja aku yang salah, selalu menuntut
untuk benar. Sampai aku lupa, bahwa kamu terpojok. Aku selalu berfikir dengan
demikian kita akan bahagia, ternyata aku salah menilainya. Aku terlalu
memikirkan segala hal tentang kamu dan aku melupakan siapa aku. Aku yang dulu
pernah mengisi kekosonganmu. Kini aku harap kamu tersenyum melihat aku yang
telah lama di sini menunggu kamu. Dan akhirnya kamu pundatang. Kamu datang di
saat yang sempurna, mengapa? Karena saat aku mengenalmu duniaku terasa berbeda
dari hari sebelum aku menemui kamu. Jika kamu bertanya aku bahagia. Maka aku akan
menjawab. Bahwa aku sangat bahagia, jauh dari yang kamu fikirkan.
Kebahagian ini
karena kamu, kamu yang hadir seakan di utus dari surga untuk aku miliki. Kamu
datang membawa harapan hangat dalam hidupku. Aku bersyukur dapat memiliki kamu.
Banyak peristiwa yang kita lalui bersama. Aku masih ingat sesosok dirimu saat
itu. Kamu yang terbaring menatap aku dengan nada cinta. Semua hari itu terkesan
romantic. Ohh ohh oh, rasanya aku ingin mengulangi kembali masa masa itu. Cepat
atau lambat aku segera ingin mengulanginya. 11 mei 2018. Itu peristiwa yang aku
kagumi, ya meski tak seindah yang aku harapkan. Tapi setidaknya aku menikmati
sensasi itu, berdua, bersama jauh di ambang kebahagian. Dia berikan kasih
sayangnya hanya untuk aku yang menunggu di sini. Perjuang dan berjuang bersama.
Aku dan dia akan melalui segala galanya bersama.
Seutuhnya aku
telah milik dia. Tak akan aku berikan celah untuk yang lain. Karna hati dan
hidup ini telah terfokus hanya untuk dia. Aku
selalu di katakan “ebe” oleh dia. Yaaa,
yaa, ya. Mungkin kata sayang untuk aku. Atau sapaan manja untukku. Aku sayang
dia, angin tolong sampaikan salam rinduku untuknya. Petir tolong kagetkan dia
dengan kedatanganku. Hujan tolong terpa dia saat kangen akan diriku. Matahari,
tolong sinari jalannya. Bulan dan bintang, tolong temani dan indahkan malam
yang ia lalui tanpa diriku. Dan untuk sang bintang dihati. Aku percaya bahwa
janji kesetian itu masih ada. Dan sekarang kita akan melaluinya bersama. Jangan
pernah terbang karna aku tidak akan pernah membiarkan kamu meninggalkan aku
sendiri. Salam cinta untu kamu. Valariaku(:

Komentar