kebosana dalam menunggu.




Seharusnya menunggu itu bukan suatu alasan untukku bosan. Tapi karna kamulah aku menjadi bosan. Pertama, kamu berjanji untuk bertemu denganku. Setelah aku tungggu beberapa jam lamanya. Ternyata kamu malah tidak datang sama sekali. Dan kamu datang dua bulan setelah kejadian itu dan langsung minta maaf. Lalu aku maafkan sambil memberi senyum untuk kamu. Kedua kamu berjanji untuk menemaniku ke sebuah taman kota di kembayan. Dan lagi pada hari di mana aku akan menunggu, kamu tidak datang dan kamu memberi alasan tidak jadi. Lalu berujung dengan kata "aku akan ke apotik membeli obat karna hari itu aku sakit". Dan lagi lagi kamu datang dua bulan setelah itu. Dan minta maaf lagi. Dan aku selalu memaafkan kamu dengan senyuman. Ketiga ketika aku ingin ke sebuah toko boneka yang ada di balai karangan. Tanpa sengaja aku melihat kamu berjalan dengan lelaki lain yang aku tahu siapa dia. Namun pada saat itu aku menybunyikannya. Karena aku tak mau hubungan kita hancur.

Setelah kejadian itu aku mulai sadar ternyata perjuanganku hanya untuk menjaga orang yang tidak begitu sempurna untuk dimiliki. Dan lagi lagi aku belum bisa merelakan kamu untuk pergi. Keempat kamu minta aku untuk membeli sebuah boneka karena ingin memelukku dalam tidur dan aku membelikannya. Tanpa sengaja aku melihat ternyata kamu telah lebih dahulu memiliki boneka itu. Boneka yang kamu beli bersama dengan sahabat dekatku. Dan dari situ aku mulai befikir. Apakah kita akan saling memiliki?...
Atau apakah kita akan saling merindukan?...
Dan apakah kita akan saling berhadapan?...
Apakah kita akan hidup berdua?...
Dari situ aku simpulkan bahwa kita tak searah. Dan memutuskan untuk meninggalkan kamu. Karna aku terlalu bodoh untuk di buli dalam permainanmu.
Aku pergi bahagialah bersama dia yang kamu pilih. Aku harap kamu jangan melukis luka di hatinya seperti yang kamu lukiskan untukku.

sekian ya untuk kisahnya... (:(:(:
follow juga istagram saya di https://www.instagram.com/paulinushendrik/?hl=id
kisah asmara

Komentar

Postingan populer dari blog ini

makna seorang wanita

Puisi Sunyi Karena Kerinduan Puisi Karya Paulinus Hendrik

AKU BENCI HARUS MERINDU