SAHABAT YANG NYATA



Baik Luar Dalam

“Ta, ada eta tu di depan nyari in kamu, ditemuin gih. Udah nungguin dari tadi.” Sahut Rita pada kiki yang sedang mengerjakan tugas sekolah di rumah Rita.
“Bi, bilang aja aku gak ada, lagi diluar atau di mana gitu.” Pinta Rita pada Bi Budau yang bekerja di rumahnya.
“Iya, Non.”
“Kenapa kamu kaya gitu sama Eta? Dia sudah datang jauh-jauh tapi malah kamu usir. Dia anak baik lho, Ta.”
“Iya dari luarnya memang baik, manis, ramah. Tapi apa hanya itu saja kamu mengukur sifat seseorang? Dari luar memang manis. Tapi dalamnya pahit.”
“Pahit gimana?”
“Dia sering ngomongin keburukan temannya sendiri di belakang. Banyak pokoknya Ki, yang tidak bisa aku jelaskan.”
“Lihatlah kamu ini. Judes, ceplas-ceplos sama aku. Tapi setidaknya hatimu tulus, Ki, bukan baik di luar tapi dalamnya busuk. Aku gak butuh tampilan luar orang dalam berteman.” Jelas Rita.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

makna seorang wanita

Puisi Sunyi Karena Kerinduan Puisi Karya Paulinus Hendrik

AKU BENCI HARUS MERINDU